Ini Penyesalan Rossi usai GP Amerika 2019

16-04-2019 08:04

Balap MotoGP seri ketiga yang berlangsung di Circuit Of The America (COTA) – Austin, Senin 15 April 2019 waktu Indonesia, menyisakan cerita panjang. Dalam balap tersebut Marc Márquez (Repsol Honda) yang memimpin balapan gagal mempertahankan dominasinya akibat tergelincir di lap ke 8.

Selebrasi Rossi Austin 2019

Ilustrasi : Valentino Rossi, foto: yamaha-racing.com

Kecelakaan tersebut tak hanya memutuskan dominasi Márquez yang telah menang 6 kali beruntun di GP Austin, tetapi juga membuka jalan pembalap lain untuk menguasai COTA. Hasilnya, pembalap Suzuki Ecstar – Alex Rins menjadi penguasa GP Austin 2019.

Itulah yang menjadi salah satu penyebab penyesalan Valentino Rossi yang membalap bersama Tim Monster Energy Yamaha MotoGP. Rossi yang tepat berada di belakang Márquez tak mampu mempertahankan posisinya, sehingga kemenangan direbut Rins di empat lap tersisa.

baca – Alex Rins Juara MotoGP Austin 2019, Rossi kedua, Marquez Crash!

Rossi pun sangat menyesali hilangnya peluang di depan mata untuk kembali memenangi lomba. The Doctor yang tengah kembali ke performa aslinya usai menyabet podium 2 di Argentina, harus puas kembali finis di posisi dua GP Amerika.

“Saya sangat menyesal tidak menang, karena ketika saya melihat Márquez crash, saya berkata pada diri sendiri ‘Mungkin saya bisa melakukannya’, tetapi setelah itu Rins tiba,” ujar Valentino Rossi seperti dikutip dari yamaha-racing.com

“Saya mendorong secara maksimal, balapan sangat cepat Saya melakukan satu putaran yang baik satu demi satu, tetapi pada akhirnya ia (Rins) lebih baik daripada saya. Saya berusaha mengendarai dengan sangat baik, tetapi saya tidak dapat menyusulnya,” tambah juara dunia 9 kali itu.

baca – Alex Rins Juara MotoGP Austin 2019, Rossi kedua, Marquez Crash!

“Ini memalukan karena saya belum pernah menang untuk waktu yang lama, tapi kami kuat, dan kami akan mencoba lagi lain kali. Catatan positifnya, saya telah mencoba semuanya hari ini. Saya membalap dengan sangat baik dan tetap berada di depan untuk waktu yang lama. Saya mengendarai sampai batas, tetapi sayang saya membuat beberapa kesalahan,” kisah pembalap Italia itu.

Rossi pun berjanji, bila semuanya telah memungkinkan ia akan berusaha lagi untuk meraih hasil maksimal.

“Mungkin jika telah melakukan segalanya dengan sempurna, saya bisa mencoba menyerang lagi di putaran terakhir,” tandasnya.

Rossi juga meminta maaf dengan hilangnya kesempatan untuk menang di GP Austin, namun di sisi lain perolehan 20 poin adalah hasil yang baik untuk melanjutkan perebutan titel kejuaraan yang masih sangat terbuka.

baca – Marquez Pole Position MotoGP Austin 2019, Rossi kedua

“Jadi, perasaan saya campur aduk. Di satu sisi, saya minta maaf tentang (hilangnya) kemenangan ini, dan di sisi lain itu adalah hasil yang bagus setelah akhir pekan yang hebat. (Motor) Kuat dan saya mengendarai putaran terakhir yang sangat bagus, tetapi saya tidak ingin melakukan sesuatu yang terlalu gila karena 20 poin sangat penting untuk kejuaraan, yang masih sangat terbuka,” lanjut Rossi.

Mengenai Yamaha M1 tunggangannya, Rossi mulai menyimpulkan bahwa motor dan setting-annya mengalami peningkatan tahun ini, sehingga ia tetap bisa bertarung di grup depan di seri-seri berikutnya.

“Sepertinya kami kuat tahun ini dan motornya sudah membaik, dan ini adalah hal yang paling penting, karena mungkin kami bisa bertarung di depan berkali-kali musim ini,” pungkasnya.

Saat ini Rossi duduk di posisi kedua klasemen sementara dengan raihan 51 poin atau selisih 3 angka dari Andrea Dovizioso – Mission Winnow Ducati, yang memimpin klasemen.

Demikian, semoga bermanfaat.

Read more...
Source:
SEKO71.COM
seko71